Rabu, 17 Juli 2019

POST TEST KOMUNIKASI SERIAL


1.       Jelaskan bagaimana cara kerja dari komunikasi serial!

Untuk menjamin terjadinya sebuah transfer data yang cepat dan Realible antara 2 peralatan, lalu lintas data harus dikoordinasi dengan baik. Tidak seperti printer yang selalu mencetak setiap karakter yang diterimanya. Namun dalam komunikasi serial, bisa saja peralatan tidak memiliki lagi tampungan data yang diterimanya. Sehingga dia harus memberitahukan PC untuk tidak lagi mengirim data. Hingga modem selesai mengerjakan semua tugasnya. Dan kembali memberitahukan PC untuk kembali mengirim data berikutnya setelah modem siap. Pada tabel berikut terdapat nama pin yang dipakai oleh DB-9 beserta keterangannya.

Beberapa parameter yang ditetapkan EIA (Electronics Industry Association) antara lain:
• Sebuah 'spasi' (logika 0) antara tegangan +3 s/d +25 volt;
• Sebuah 'tanda' (logika 1) antara tegangan -3 s/d -25 volt;
• Daerah tegangan antara +3 s/d -3 volt tidak didefinisikan (undefined);
• Tegangan rangkaian terbuka tidak boleh lebih dari 25 volt (dengan acuan ground)',
• Arus hubung-singkat rangkaian tidak boleh lebih dari 500 mA. Sebuah penggerak (driver) harus mampu menangani arus ini tanpa mengalami kerusakan.





2.       Jelaskan keuntungan dan kerugian dari komunikasi serial!
Kelebihan penggunaan port Serial adalah sebagai berikut
- Mengetahui apakah sinyal yang diterimanya merupakan bit data (sinkronisasi bit)

- Mengetahui apakah sinyal yang diterimanya membentuk sebuah karakter (sinkronisasi karakter)
- Mengetahui apakah sinyal yang diterimanya membentuk sebuah blok data (sinkronisasi blok)
- Pada komunikasi dengan kabel yang panjang, masalah cable loss tidak akan menjadi masalah besar daripada menggunakan kabel parallel.
- Membutuhkan jumlah kabel yang sedikit

Kekurangan penggunaan port Serial adalah sebagai berikut
- Port serial jauh lebih lambat daripada port parallel
- Port serial terkesan lebih rumit daripada port parallel


PRE TEST KOMUNIKASI SERIAL


1.       Apa yang mendasari komunikasi serial digunakan dalam proses pengiriman data, jelaskan!
  •          Dari Segi perangkat keras: adanya proses konversi data pararel menjadi serial atau sebaliknya menggunakan piranti tambahan yang disebut UART (Universal Asynchronous Receiver/Transmitter)
  •      Dari Segi perangkat lunak: lebih banyak register yang digunakan atau terlibat.


2.       Berikan contoh perangkat yang dapat dihubungkan ke port serial!
  •                        Piranti-piranti yang menggunakan komunikasi serial meliputi:

-           DTE = Data Terminal Equipment, yaitu komputer itu sendiri;  
-          DCE = Data Communication Equipment, misalnya modem, plotter dan lain-lain;

Minggu, 30 Desember 2018

MANAGEMEN RESIKO USAHA DI BIDANG IT




Web Developer


Hasil gambar untuk web developer




A. LATAR BELAKANG
                Menurut Wikipedia dijelaskan bahwa Web Developer adalah pengembang web yang memiliki spesialisasi dalam pengembangan aplikasi pada WWW(World Wide Web) atau aplikasi yang dijalankan melalui HTTP dari server web ke browser web. Dengan kata lain Web Developer merupakan orang yang membangun dan memelihara situs web, mereka benar-benar menciptakan dan merancang situs web sesuai kebutuhan. Perkerjaan ini dapat dilakukan secara individual maupun dalam bentuk perusahaan.
                Pada zaman yang mendukung kecanggihan dunia maya ini, kebergantungan segala aspek pada teknologi begitu pesat, lalu makin maraknya startup atau tech company yang bermunculan, maka permintaan akan web developer semakin tinggi dan menjanjikan. Klien web developer ini beragam dan tidak semua pekerjaan sebagai software developer itu untuk klien eksternal. “Klien” disini bisa aja perusahaan, organisasi, pemerintah, dan lain-lain yang butuh dibuatkan sebuah website atau aplikasi web.

B. KEUNTUNGAN PROYEK
      Keuntungan sebagai developer adalah:
  •  Dapat berkeja secara mandiri,
  •  Dapat membuat situs web pribadi untuk mempromosikan jasa, dan
  •  Dapat bekerja jarak jauh.
  • Semakin tingginya kebutuhan penyedia jasa ini, semakin banyak perusahaan dibidang IT yang mengambil kesempatan sebagai peluang bisnis yang menguntungkan. Selain memerlukan banyak bidang, jasa ini juga menghasilkan keuntungkan yang cukup besar sehingga sangat diperhitungkan.


C. RESIKO PROYEK          
      Selain beragam keuntungan terdapat juga beberapa resiko yang siap dihadapi oleh Web Developer, yaitu:
  • ·Daya saing yang semakin meningkat.
  •   Keahlian akan kemungkinan kerusakan terbatas(contoh: kurang update akan jenis-jenis     cybercrime yg mengancam)
  • ·Keuangan yang terbatas.
  • ·Sarana/prasarana terbatas. (untuk bisnis individual)
  • ·Pelayanan (untuk bisnis individual)

               
D. MANAJEMEN RESIKO              
        Setelah mengetahui resiko yang akan dihadapi dalam mengelola web developer ada baiknya selalu mempertimbangkan bagaimana individual maupun perusahaan meminimalkan resiko diatas dengan memanajemen resiko terlebih dahulu. Manajemen resiko meliputi langkah memahami dan mengidentifikasi masalah potensial yang mungkin terjadi, mengevaluasi, memonitoring dan menangani resiko. Manajemen resiko yang proaktif artinya  menjawab bagaimana maupun perusahaan secara aktif berusaha mengurangi resiko serta memperbaiki tingkat probabilitas keberhasilan pelaksanaan proyek. Berikut cara penangannya:
  • ·Terus menerus memperkaya diri dengan berbagai ilmu serta keterampilan yang membuat  individual maupun perusahaan memiliki nilai jual lebih dari yang lain.
  • Secara aktif atau berlangganan pada perusahaan penyedia anti virus, melakukan backup data      dengan aktif serta melakukan pengecekan berkala.
  • Individual maupun perusahaan lebih baik selalu memiliki sponsor atas setiap situs yang      dibuat sebagai lahan untuk menambah modal.
  • Sarana/prasarana yang terbatas akan mengganggu proses pembuatan maupun pemeliharaan situs. (Biasanya terjadi pada perusahaan yang baru merintis atau individual. Maka langkah diatas sangat diperlukan.)
  •  Pelayanan terganggu jika terdapat permintaan pembuatan meningkat dan berbanding terbalik   dengan jumlah pegawai yang dimiliki sehingga jika terjadi kesalahan maka akan merugikan   pihak penyedia jasa.


E. TUJUAN MANAJEMEN PROYEK

      Adapun berikut tujuan dilakukannya manajemen proyek:
  • Mengelola Resiko menjadi sebuah alarm pengingat yang semakin di utamakan dalam        perancanaan sedari awal.
  • Memaksimalkan Potensi Tim maupun individual agar tercipta lingkungan kerja yang sehat serta maksimal.
  • Menciptakan Perencanaan yang tepat dari segi strategi pemasaran, pengelolaan, serta pemeliharaan.
  • Memanfaatkan Peluang dari resiko serta keuntungan yang ada.
  • Mengelola Integrasi individual maupun perusahaan dalam membangun bisnisnya

F. DAFTAR PUSTAKA



Jumat, 16 November 2018

Manajemen Proyek dan Resiko Pembuatan Warung Internet

       Proses pembuatan sebuah proyek, dibutuhkan lima kegiatan utama yang harus dilakukan dalam siklus hidup proyek tersebut yaitu, inisiasi, perencanaan dan desain, pelaksanaan dan konstruksi, pemantauan dan system pengendalian, dan penyelesaian proyek. Setiap tahapan yang dilalui terdapat beberapa permasalahan-permasalahan yang timbul. Dalam kasus kali ini saya akan membuat bagaimana penyelesaian managemen proyek dengan resiko dan bagaimana cara menyelesaikannya.
        Pada permasalahan ini akan dibahas juga beberapa permasalahan yang timbul dengan studi kasus pembuatan warung internetdan juga akan dibahas solusi yang dapat diambil untuk mengatasi beberapa permasalahan tersebut. Pembahasan permasalahan ini dibagi dalam setiap tahapan pembuatan warung internet.

SIKLUS PROYEK:
Inisiasi
Tahap inisiasi proyek merupakan tahap awal kegiatan proyek sejak sebuah proyek disepakati untuk dikerjakan. Pada tahap ini, permasalahan yang ingin diselesaikan akan diidentifikasi. Karena proyek ini dapat dilakukan dengan cara sederhana maka proses inisiasi akan saya buat cukup sederhana, yaitu berupa perencanaan pembuatan warung internet (WARNET) sebagai sarana bisnis seseorang atau kelompok.

Tahap Perencanaan dan Desain
Ketika ruang lingkup proyek telah ditetapkan dan tim proyek terbentuk, maka aktivitas proyek mulai memasuki tahap perencanaan. Pada tahap ini, dokumen perencanaan akan disusun secara terperinci sebagai panduan bagi tim proyek selama kegiatan proyek berlangsung. Adapun aktivitas yang akan dilakukan pada tahap ini adalah membuat dokumentasi project plan, resource plan, financial plan, risk plan, acceptance plan, communication plan, procurement plan, contract supplier dan perform phare review.
Pada proyek saya, perencanaan dan desain dapat berupa surat-surat perijinan, perencanaan pembelian penunjang fasilitas(printer, scanner), bentuk ruangan, perencanaan keuangan, perencanaan pembelian satu set computer(CPU, monitor, mouse, keyboard).

Tahap Eksekusi (Pelaksanaan proyek dan Konstruksi)
Dengan definisi proyek yang jelas dan terperinci, maka aktivitas proyek siap untuk memasuki tahap eksekusi atau pelaksanaan proyek. Pada tahap ini, deliverables atau tujuan proyek secara fisik akan dibangun. Seluruh aktivitas yang terdapat dalam dokumentasi project plan akan dieksekusi.
Tujuan proyek dibangun untuk bisnis karena saya melihat peluang bisnis yang cukup stabil dan cukup dibutuhkan. Disini juga mulai di realisasikannya proyek pemetaan tempat atau bentuk topologi komputernya, penyusunan fasilitas penunjang.

Tahap Pemantauan dan Sistem Pengendalian
Sementara kegiatan pengembangan berlangsung, beberapa proses manajemen perlu dilakukan guna memantau dan mengontrol penyelesaian deliverables sebagai hasil akhir proyek.
Proses manajemen disini mulai di bentuk tim ahli atau biasanya pegawai merangkap tim ahli untuk membuat jaringan  tiap komputer, dibuat rincian daftar harga untuk biaya pemakaian, mencari jenis sambungan internet dengan provider yang terbaik.

Tahap Penutupan
Tahap ini merupakan akhir dari aktivitas proyek. Pada tahap ini, hasil akhir proyek (deliverables project) beserta dokumentasinya diserahkan kepada pelanggan, kontak dengan supplier diakhiri, tim proyek dibubarkan dan memberikan laporan kepada semua stakeholder yang menyatakan bahwa kegiatan proyek telah selesai dilaksanakan. Langkah akhir yang perlu dilakukan pada tahap ini yaitu melakukan post implementation review untuk mengetahui tingkat keberhasilan proyek dan mencatat setiap pelajaran yang diperoleh selama kegiatan proyek berlangsung sebagai pelajaran untuk proyek-proyek dimasa yang akan datang.
Pada tahap penutupan ini, setelah proses manajemen diatas dilaksanakan pegawai akan merealisasikannya dengan pertama meresmikan dibukanya warung internet tersebut lalu menjalankan nya. Tak lupa mencatat atau biasanya sudah terakumulasi di dalam komputer utama yang digunakan oleh pegawai.

JENIS-JENIS RESIKO
Terdapat 4 resiko yang menurut saya keempatnya dapat mempengaruhi proyek yang saya buat. Berikut listnya:
 • Resiko  Operasional, yakni resiko yang berhubungan dengan operasional organisasi, antara lain misalnya resiko yang mencakup sistem
  organisasi, proses kerja, teknologi dan sumber daya manusia. Dalam proyek ini kemungkinan   yang terjadi biasanya berupa perijinan tempat
 berlangsungnya proyek ada yang mungkin menaikkan sewa sepihak atau berada di tempat yang   tidak memiliki sertifikat kepemilikan dan ijin
 untuk membuka usaha.
• Resiko Finansial, yakni risiko yang berdampak pada kinerja keuangan organisasi seperti kejadian risiko akibat dari fluktuasi mata uang,
tingkat suku bunga termasuk risiko pemeberian kredit, likuiditas da kondisi pasar. Kalau dalam masalah ini menurut saya, penipuan
pegawai yang melarikan uang hasil keuntungan atau pelanggan yang memanipulasi bill melalui jaringan itu termasuk kedalam resiko ini.
• Hazard Risk, yaitu resiko yang terkait dengan kecelakaan fisik seperti kerusakan karena   
kebakaran, gempa bumi, ancaman fisik dll.
Karena proyek ini merupakan warung internet dimana penggunaannya menggunakan listrik maka resiko  ini sangat besar kemungkinannya.
 •Resiko stratejik, yaitu risiko yang ada hubungannya dengan strategi perusahaan, politik, ekonomi,      hukum. Risiko ini juga terkait dengan reputasi kepemimpinan organisasi dan perubahan selera           pelanggan. Dalam proyek ini yang menjadi sandungan utama adalah semakin maraknya
  kepemilikan komputer pribadi dengan banyak penunjangnya yang sek=makin hari semakin terjangkau.

MANAJEMEN RESIKO PROYEK
Manajemen resiko proyek yang baik akan mampu memperbaiki tingkat keberhasilan proyek secara signifikan dan mengurangi dampak atau kemungkinan terjadinya resiko. Bagaimanapun, manajemen resiko proyek akan memberikan suatu pengaruh positif dalam hal memilih proyek, menentukan lingkup proyek, membuat jadwal yang realistis dan estimasi biaya yang baik.
Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam manajemen risiko proyek yakni:
 • Identifikasi, analisis dan penilaian resiko di awal proyek secara sistematis serta  mengembangkan       rencana untuk mengantisipasi resiko.
 • Mengalokasikan tanggungjawab kepada pihak yang paling sesuai untuk mengelola resiko         
 • Memastikan bahwa biaya penanganan risiko adalah cukup kecil dibanding nilai proyek. Artinya          bahwa biaya yang diperlukan untuk mengurangi
        dampak negatif dari suatu resiko realatif lebih rendah atau sama dengan besaran manfaat dari              terhindarnya/ berkurangnya resiko tersebut.


Daftar Pustaka
https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-manajemen-risiko-proyek/6764/4
https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_proyek
http://vinclfc.blogspot.com/2014/12/contoh-masalah-pada-manajemen-proyek.html
http://merryspradipta.blogspot.com/2014/11/manajemen-risiko-cara-penanggulangan.html
https://alrestyrantetana.wordpress.com/2009/06/04/analisis-kebutuhan-requirement-analysis/

Jumat, 19 Oktober 2018

Manajemen Proyek


A. Pengertian
Menurut Wikipedia, manajemen proyek adalah sebuah disiplin keilmuan dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan (menjalankan serta pengendalian), untuk dapat mencapai tujuan-tujuan proyek. Manajemen proyek adalah suatu metode pengelolaan yang dikembangkan secara ilmiah dan intensif sejak pertengahan abad ke-20 untuk menghadapi kegiatan khusus yang berbentuk proyek. Hal ini merupakan usaha agar tujuan kegiatan dapat tercapai secara efisien dan efektif.

Efektif dalam hal ini adalah di mana hasil penggunaan sumber daya dan kegiatan sesuai dengan sasarannya yang meliputi kualitas, biaya, waktu, dan lain-lainnya. Sedangkan efisien diartikan penggunaan sumber daya dan pemilihan sub-kegiatan secara tepat yang meliputi jumlah, jenis, saat penggunaan sumber lain dan lain-lain. Oleh sebab itu, manajemen proyek pada suatu proyek konstruksi merupakan suatu hal yang tidak dapat diabaikan begitu saja. Karena tanpa hal ini, konstruksi akan sulit berjalan sesuai dengan harapan baik berupa biaya, waktu maupun kualitas.

Adapun apabila diartikan secara lebih spesifik maka pengertian manajemen proyek penerapan suatu ilmu pengetahuan, ketrampilan, dan keahlian yang berkaitan dengan proyek yang ditangani serta metode teknis yang digunakan dalam mengelola sumber daya yang ada guna memperoleh tujuan yang telah ditetapkan yaitu hasil yang maksimal yang terkait dengan kualitas, waktu, kinerja dan keselamatan kerja. Ruang lingkup proyeknya diantaranya:
.
  • Menentukan waktu dimulai proyek.
  • Pendefinisian dari ruang lingkup proyek.
  • Perencanaan lingkup dari proyek yang akan dikerjakan.
  • Verifikasi proyek dan kontrol atas perubahan yang mungkin saja terjadi ketika proyek tersebut dimulai.
B. Sejarah
          Sejarah mencatat, Manajemen Proyek telah diterapkan dari awal perabadan manusia. Kemudian baru pada tahun 1900 an Manajemen Proyek dengan proses sistematiknya diterapkan pada proyek rekayasa yang kompleks. Tahun 1950 menandai awal era Manajemen Proyek modern datang bersama-sama dengan bidang Rekayasa Teknis (Enjinering) sebagai satu kesatuan. Manajemen proyek menjadi dikenal sebagai suatu disiplin ilmu yang berbeda yang timbul dari disiplin ilmu manajemen dengan model rekayasa di Amerika Serikat.
          Di Indonesia, Manajemen Proyek berkembang pada era tahun 1970-1990 an diawali dengan semakin banyaknya berkembang proyek-proyek infrastruktur yang banyak memerlukan profesional di bidang Manajemen Proyek. Salah satunya yang berdiri pertama kali adalah Project Management Institut Chapter Jakarta (yang sekarang disebut PMI – Indonesia). PMI Indonesia didirikan pada tahun 1996 dan merupakan organisasi yang didedikasikan untuk meningkatkan, konsolidasi dan penyaluran manajemen proyek Indonesia dan bekerja untuk pengembangan pengetahuan dan keahlian untuk kepentingan semua pemegang saham.

C. Resiko Proyek

            Resiko merupakan kombinasi dari kemungkinan suatu kejadian dan akibat dari kejadian tersebut dengan tidak menutup kemungkinan bahwa ada lebih dari satu akibat yang mungkin terjadi untuk satu kejadian tertentu. Pada umumnya resiko dipandang daru perspektif negatif, seperti kehilangan, bahaya, kerugian, kegagalan dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut pada prinsipnya merupakan bentuk ketidak pastian yang mestinya dipahami dan dikelola secara efektif sehingga dapat menjadi nilai tambah bagi organisasi.
           Per definisi resiko merupakan suatu kesempatan atau peluang yang secara matematis dapat diformulasikan sebagai berikut:         
            Risk exposure = risk likelihood x risk impact

            Risk likelihood adalah probabilitas terjadinya suatu peristiwa yang dikuantifisir menjadi angka probabilitas, risk impact adalah dampak dari peristiwa tersebut yang biasanya diukur dengan satuan moneter misalnya rupiah, sedang tingkat kepentingan resiko disebut risk exposure, yang dalam analisis biaya-manfaat akan mencerminkan besarnya biaya. Risk exposure inilah yang nantinya akan diperbandingkan dengan risk exposure suatu  pekerjaan lainnya dan menjadi acuan bagi orang untuk memilih pekerjaan mana yang akan dilakukan.
        Menurut IRM (2002), ada setidaknya 4 jenis resiko yang  selama ini sudah dikenal orang, yakni:
  • Resiko Operasional, yakni resiko yang berhubungan dengan operasional organisasi, antra lain misalnya resiko yang mencakup sistem organisasi, proses kerja, teknologi dan sumber daya manusia.
  • Resiko Finansial, yakni resiko yang berdampak pada kinerja keuangan organisasi seperti kejadian resiko akibat dari fluktuasi mata uang, tingkat suku bunga termasuk resiko pemberian kredit, likuiditas dan kondisi pasar.
  • Hazard Risk, yaitu resiko yang terkait dengan kecelakaan fisik seperti kerusakan karena kebakaran, gempa bumi, ancaman fisik dll
  • Resiko stratejik, yaitu resiko yang ada hubungannya dengan strategi perusahaan, politik, ekonomi, hukum. Resiko ini juga terkait dengan reputasi kepemimpinan organisasi dan perubahan selera pelanggan.
D. Manajemen Resiko Proyek

            Secara umum, tujuan manajemen resiko yang utama adalah mencegah atau meminimalisasi pengaruh yang tidak baik akibat kejadian yang tidak terduga melalui penghindaran resiko atau persiapan rencana kontingensi yang berkaitan dengan resiko tersebut.  Dalam manajemen proyek resiko proyek adalah suatu peristiwa atau kondisi yang tidak pasti, dan jika terjadi mempunyai pengaruh positif atau bisa juga negatif pada tujuan proyek. Suatu resiko mempunyai sebab dan bila terjadi akan membawa dampak, oleh karena itu resiko dapat dinyatakan sebagai fungsi dari kemungkinan dan dampak.
           Manajemen resiko pada proyek meliputi langkah memahami dan mengidentifikasi masalah potensial yang mungkin terjadi, mengevaluasi, memonitoring dan menangani resiko. Manajemen resiko yang proaktif artinya  menjawab bagaimana orang secara aktif berusaha mengurangi resiko serta memperbaiki tingkat probabilitas keberhasilan pelaksanaan proyek.

Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam manajemen resiko proyek yakni:
  • Identifikasi, analisis dan penilaian resiko di awal proyek secara sistematis serta mengembangkan rencana untuk mengantisipasi resiko.
  • Mengalokasikan tanggungjawab kepada pihak yang paling sesuai untuk mengelola resiko
  • Memastikan bahwa biaya penanganan resiko adalah cukup kecil dibanding nilai proyek. Artinya bahwa biaya yang diperlukan untuk mengurangi dampak negatif dari suatu resiko relatif lebih rendah atau sama dengan besaran manfaat dari terhindarnya/ berkurangnya resiko tersebut.


E. Tujuan Manajemen Proyek

Adapun berikut tujuan dilakukannya manajemen proyek:
  • Mengelola Risiko
  • Memaksimalkan Potensi Tim
  • Menciptakan Perencanaan yang Tepat
  • Memanfaatkan Peluang
  • Mengelola Integrasi

F. Profesi di Bidang IT
Profesi di bidang IT yang memiliki prinsip kerja seperti manajemen proyek yaitu:
  • MIS director atau Management Information System adalah orang yang memiliki wewenang paling tinggi terhadap sebuah sistem informasi, melakukan manajemen terhadap sistem tersebut secara keseluruhan baik hardware, software maupun sumber daya manusianya.

  • Project Manager (Manajer Proyek), bidang pekerjaan yang melakukan manajemen terhadap proyek-proyek berbasis system informasi. Level ini adalah level pengambil keputusan. Jenis pekerjaan ini juga memiliki 3 tingkatan seperti halnya pada programmer, tergantung pada kualifikasi proyek yang dikerjakannya.

  • Software Engineer, pekerjaanyang membutuhkan keahlian untuk memproduksi perangkat lunak mulai dari tahap awal spesifikasi sistem sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan. Dengan tugas merancang dan menerapkan metode terbaik dalam pengembangan proyek software.

  • Database Administrator, adalah mereka yang memiliki keahlian untuk mendesain, mengimplementasi, memelihara, mengelola dan memperbaiki serta menganalisa database dengan baik dan teliti.

  • Network and Computer Systems Administrators, mampu menjaga dan mengelola jaringan komputer dan lingkungan komputasi dengan baik. Dapat mengelola dan mendiagnosa masalah yang terjadi dan menyelesaikannya. Dapat memonitor kerja jaringan, dapat mendesain, mengkonfigurasi perangkat keras, perangkar lunak serta sistem operasi.


Kamis, 12 April 2018

Que Sera Sera


When I was around 10 – 11 years old, I was dreaming to be part of Harvard University. My planning was study there while doing part time in McDonalds or any local restaurant in order to saving more money. Why Harvard? Because when I started to know English, the first thing I know is Harvard. A great University with a great courses, teachers, and of course great building. So I made up my mind that one day I will go to US to study at Harvard even just for a summer course.

Then I started looking for a scholarship, because the fee, cost much, more than I was expected.  But the scholarship only open for art department, while I was looking for medical scholarship. Yeah, I was dreaming to be a doctor, graduation from Harvard University. But I can only dream about it. But one day I will go to other country and study abroad will be my life goals.

At June 2015, I got my high school graduation paper, but I failed to enter any state University. I thought it was the end of my dream. Unlike my siblings, they got called to enter a state university. And I take a year gap to try it again. My second tries, also failed. I also take another non-state University, already through the first and second test which is  an English interview for a full scholarship, but I don’t continue the third and forth test. Until I choose Gunadarma University and Computer Science is my major.

Actually, first time when I enter the first day in college, I still confused with what will I be and I do five to ten years later. I know nothing, because (another fact) I got into Computer Science to avoiding math, but I got trapped, Computer Science is still engineer. Till my third semester, I still don’t have any plans or dream about what I will be.

Computer Science not my expert, I even know nothing about it. But as time goes by, I started to make planning for myself. I start to learn more and more, I also do some research over my major like when I graduate, what will I do, what will I make, what kind of job that I want and what is my expert.    

Couple weeks ago, I was planning either this year or next year, I will be assistant in one of Laboratory. So I can learn much from the expert there, also I can know myself better for what will I do after graduate. And I was looking for a super great experience by any project there. I am still thinking of study abroad cause these days there is so many ways to get scholarship.

To make all of my plans and dream come true, I need to study so hard. My college goals, is to graduate with 3.5 GPA with much experiment from my project and got accept to cool company. Well nothing is impossible if you believing in yourself. Yes, I do believing in myself. The more I keep thinking about this, the more I want to chase my dream and goals.

And last one actually my life goals. I really want to go to any isolated or place with non reaching technology, to educated them about technology and anything so they could improve themselves. one of the reasons why I wanted to be a doctor back there. But if i can't be a doctor, doesn't mean i can archive any of my dream.

If I can get more time, I really want to do much thing that I can do in college like doing part time job, even rent my own room, hahaha I cant, cause my family lives only 45 minutes from Gunadama University. First let me focus to my starting plan, and set another dream after I catch the first one and keep dreaming for my future. 

That's why i still dreaming some of my old goals. Like my idol said, to dream it, believe it and make it happen. What I will be for the next 5 years, I'm on my plan, so i will take much opportunity to reach it. Like the title of this post is Que Sera Sera, what  happen will be, will be, the future is not us to see, Que Sera Sera.







Senin, 12 Maret 2018

My Own Difficulties in Learning English


     
                        
   

      Like the others, I still hate to learn English back there since I was in Elementary school. I thought “why should I learn some foreign languages when I can use my own language? I don’t understand those unfamiliar languages.” Then I start to watching those Korean, Taiwan, and Japan Dramas which is there is no Indonesia Subtitle that available, all in ENGLISH. So I watch them in English Subs and sometimes(all time actually) pause them to take  a moment to translate it. As time goes by I start to fall in love with English. But unfortunately I never understand what i learn in school as well as I learn it by myself from watching those dramas or film. So, i would like to mention the struggle that still struggling me in learning English. 
     Another way to learn English for me is read some novel or fans fiction(fanfict), mostly about K-Pop (Korean Pop) singers. They write in English so other fans would understand it. Also around 4 years ago, I start to read online novel from Wattpad, I read more novel in english to improving my vocabulary. Another way to delevoping myself. Because there is so many words that I need to know in order to be at my best in learning English. Also a “nightmare” in English is THE GRAMMAR. English had 16 grammar while Bahasa got less of it. I’m a colleger, almost 14 years leaning English but still don’t get it when it came to grammar. You can say that I’m still stupid about it but I would like to learn it step by step.

      Aside from vocabulary and grammar, I think speaking and listening also in my “nightmare”. They still being one of the hardest part of me to learn English. One o the reason is not being all day using English. Even while I write this essay, I also try to speak it well in common to practicing myself and my vocal by how to pronounce it. So I can speak up more when someone or teachers ask me in English. And how to listening them so I can understand what they are going to say to me. I have a friend from Bosnia and stay at my class last year. First day when she doesn’t know anything in Bahasa with a pleasure, I’m willing to help her to translate almost in every subject we had. Is a great way to start a new level for me in English, because in order to learn English I need to practice more at listening and speaking.  Before her, three years ago, I tried to had a great conversation with a women from Hongkong in English. And just last year, I came to one of Pertamina international Forum. I can say that I learn a lot there by listening all of the participation and the resources talking and even did some discussion time. And all they do in English. A great way to challenge myself in listening.

    I’m quite proud to myself because of those what I have been experiences. I still need more and more practice to be in a new level to chase my dream to go to US and British. One day when I can face those four difficulties, I need to face one more my BIGGEST and HARDEST part of learning English is my confident. If those four is my nightmare then this is my scare jump. I had stage fever. Not only when I on a huge stage, but when I speak to other people in English I can feel like my brain frozen. When it came to English I can be nervous all day just greeting someone as example. So I need to be more confident to myself, to speak up more what I want to experience in learning English, like a conversation with my English teacher, or just to answer what they ask in English. I want to be proud and trust myself that I had this confident.
     
      The last one is the one that stayed and live in our mind and soul too.  Laziness, have been my nightmare not only to learn English, but other as well. Kinda hard to deny the feeling, but tried my hard. One of my motivation to kill it is because the Globalization increase too fast to be followed, but you can't sit around and do nothing to defeat your laziness to learn English or something, even if you think you could. As i write this essay, i hope i could do more better to make my dream come true. i do still learning, but i will never stop to learning. To developing what i had. This days, when everything you can do start by using English like it was your first language. So, destroy that laziness, by do more what you carving to do.   



    I'm back to share  my difficulties in learning English to complete my task. Thanks for read this, have a blessed day.